Senin, 10 Agustus 2020

Membaca Merupakan Pondasi Berkarya

"Jadikan Membaca Pondasi Berkarya"


Dalam suasana formal maupun informal, kita pasti sering melakukan aktivitas membaca, baik melalui media kertas seperti buku, majalan ataupun koran, dan melalui media digital. Membaca menjadi salah satu keterampilan dalam berbahasa yang hampir dimiliki semua orang. Secara sederhana membaca dapat diartikan sebagai proses memahami rangkaian kata atau tulisan, baik secara lisan maupun non lisan.


Terdapat beberapa definisi membaca menurut para ahli, diantaranya Keraf Mr. Gorys yang mengartikan: "Membaca merupakan suatu proses yang mengandung komponen fisik dan mental. Sepanjang jalur tersebut, dapat diterjemahkan juga sebagai metodologi memberikan pentingnya gambar visual."


Selanjutnya menurut Mr. Hodgson (1960): "Membaca yaitu sebuah proses yang dilakukan oleh para pembaca untuk mendapatkan sebuah pesan, yang akan disampaikan dari penulis dengan perantara media kata-kata ataupun bahasa tulisan."


Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia, dengan pengguna internet mencapai angka 171 juta jiwa, akan tetapi angka yang tinggi tersebut berbanding terbalik dengan minat baca atau tingkat literasi di Indpnesia.


Dari 61 negara, Indonesia menempati ranking 60 dalam hal literasi dan membaca. Meskipun, berdasarkan hasil survei World Culture Index Score 2018, kegemaran membaca masyarakat Indonesia meningkat signifikan, dan menempati urutan ke-17 dari 30 negara. Sama halnya dalam tingkat literasi digital, Indonesia sangat jauh tertinggal, dimana Indonesia berada para peringkat ke-56 dari 63 negara.


Minat baca merupakan hal fundamental yang harus terus ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di Indonesia.


Selain menambah wawasan dan pengetahuan, kegiatan literasi mampu meningkatkan kualitas memori pembaca, menstimulus mental, meningkatkan fokus dan konsentrasi, melatih keterampilan berpikir dan menganalisa, memperluas pemikiran, serta membuat pembaca terhubung dengan dunia luar yang luas.


Hal tersebut menunjukan bahwa membaca menjadi faktor penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan sebagai bekal untuk turut berkontribusi dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara, atau dengan kata lain Membaca Merupakan Pondasi dalam Berkarya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Politik Identitas dan Multikulturalisme

Dinamika Politik Identitas dan Multikulturalisme di Indonesia Setiap negara pasti memiliki dimensi keejarahan identitas dan politik identi...