Dalam arus sejarah bangsa, Pancasila telah melalui arus yang benar-benar panjang. Dimana nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila telah ada sejak era kerajaan di bumi Nusantara, seperti nilai adat istiadat, nilai kebudayaan dan nilai religius.
Dasar-dasar kebangsaan tersebut mulai terlihat pada sekitar abad ke VII ketika terbentuknya kerajaan-kerajaan besar seperti Kerajaan Sriwijaya, Airlangga dan Majapahit. Misalnya, pertama dalam nilai religius, pada masa kerajaan, raja sudah memberikan toleransi dalam beragama (nilai ketuhanan). Kedua, kerajaan-kerajaan telah mengadakan hubungan dagang dan kerja sama (nilai kemanusiaan dan persatuan). Ketiga, rakyat dan brahmana mengadakan musyawarah dan memutuskan Airlangga sebagai raja (nilai kerakyatan, permusyawaratan dan perwakilan). Dan kelima, Airlangga memerintahkan membuat waduk untuk kesejahteraan pertanian rakyat (nilai keadilan sosial).
Pancasila lahir melalui proses yang sangat panjang, dan secara kausalitas nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila bersumber dari nilai-nilai bangsa dan agama. Dimana nilai-nilai tersebut sudah mendarah daging dalam masyarakat Indonesia, yang kemudian nilai-nilai tersebut diangkat dan dirumuskan secara formal oleh para founding father kita, hingga akhirnya Pancasila terbentuk sebagai dasar atau ideologi negara.
Menurut Mubyarto, ideologi adalah sebuah doktrin, simbol, kepercayaan yang menjadi pegangan dan pedoman. Sedangkan secara umum ideologi dapat dikatakan sebagai teori, paham dan tujuan atau bisa dikatakan sebagai sistem kepercayaan. Sehingga ideologi menjadi hal yang sangat fundamental yang harus dimiliki oleh suatu negara ataupun suatu kelompok organisasi, agar mampu mencapai tujuan yang ditetapkan.
Ideologi pancasila merupakan prinsip dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prinsip tersebut menjadi pegangan sekaligus batasan dan memberikan arahan dalam upaya mencapai tujuan negara. Adanya sistem kepercayaan yang sama dan adanya paham negara kesatuan mampu meningkatkan kesadaraan berbangsa dan bernegara, serta memberikan motivasi untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar