Selasa, 11 Agustus 2020

Kewenangan Dan Legitimasi

Apakah Kewenangan dan Legitimasi Itu Sama ?

Kewenangan dan Legitimasi, kedua istilah tersebut sudah menjadi hal yang biasa terselipkan dalam pembicaraan masyarakat mengenai pemimpin atau kepemimpinan seseorang. Kewenangan dan legitimasi memang memiliki korelasi dalam konsep kekuasaan, akan tetapi keduanya tentunya memiliki arti yang berbeda.

Kewenangan merupakan bentuk dari kekuasaan, akan tetapi kekuasaan tidak sama dengan kewenangan. Dalam masyarakat kompleks kewenangan biasanya diperoleh melalui peraturan perudang-undangan atau melalui peraturan tertulis yang rasional. Sedangkan pada masyarakat sederhana kewenangan bersumber dari nilai-nilai instrumental, tradisi, kepercayaan terhadap supranatural dan kesetiaan terhadap tokoh pemimpin. 

Lalu apa perbedaannya antara kewenangan dengan legitimasi ?
Perbedaan antara kewenanga dan legitimasi asalah: kewenangan merupakan bentuk kekuasaan, sedangkan legitimasi merupakan sikap masyarakat terhadap suatu kewenangan. Dengan kata lain, legitimasi merupakan penerimaan dan pengakuan masyarakat terhadap hak moral seorang pemimpin. Secara sederhana legitimasi dapat dikatakan sebagai konsep hubungan antara pemimpin dan yang dipimpin.

Terdapat tiga cara untuk mendapat legitimasi. Pertama legitimasi bisa didapatkan secara simbolis, yaitu berupa manipulasi kecendrungan moral, emosional, tradisi, kepercayaan nilai budaya dalam bentuk simbol. Kedua secara materil, dengan menjanjikan dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang akan dipimpin. Ketiga secara prosedural, yaitu melalui tahapan atau prosedur tertentu, misalnya dengan melalui proses pemilihan umum.

Kesimpulannya adalah kewenangan dan legitimasi memiliki korelasi yang sama dalam konsep kekuasaan. Perbedaannya adalah kewenangan merupakan bentuk kekuasaan tersebut, sedangkan legitimasi merupakan konsep hubungan atau sikap masyarakat terhadap kewenangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Politik Identitas dan Multikulturalisme

Dinamika Politik Identitas dan Multikulturalisme di Indonesia Setiap negara pasti memiliki dimensi keejarahan identitas dan politik identi...